Membangkitkan Percaya Diri Dengan Mengubah Penampilan

Membangkitkan Percaya Diri Dengan Mengubah Penampilan

Membangkitkan Percaya Diri Dengan Mengubah Penampilan – Apakah Anda orang yang tidak percaya diri? Selalu minder dan merasa tidak lebih baik dibandingkan orang lain? Anda tidak sendirian. Bahkan masalah ini sebenarnya dimiliki oleh cukup banyak orang. Kalau kita mau mengamati, sebenarnya orang yang tidak percaya diri bisa dilihat dari gesturnya dan juga cara bicaranya. Cara jalan yang cenderung membungkuk dan menunduk, cara bicara yang agak gagap, kadang bicaranya cepat sehingga tidak terdengar jelas, atau suaranya terlalu kecil seolah malu-malu untuk bicara. Selain itu, orang yang tidak percaya diri pun bahkan bisa dilihat dari cara berpakaiannya. Misalnya penampilan yang seadanya, acak-acakan, atau tidak sesuai usia. Intinya dia sebenarnya bisa berpenampilan lebih baik lagi. Terkadang ada kasus dimana orang yang merasa tidak percaya diri untuk berpenampilan keren karena merasa aneh, dan merasa tidak menjadi dirinya sendiri. Tapi di sisi lain mereka juga sebenarnya tidak percaya diri dengan penampilan yang sekarang. Tahukah Anda bahwa usaha mengubah penampilan pun dapat membantu untuk membangkitkan kepercayaan diri? Lalu apa maksud mengubah penampilan tersebut? Artinya adalah mengubah penampilan Anda menjadi lebih baik. Anda harus menjadi versi baru dari diri Anda, yaitu versi yang lebih baik. Mengubah penampilan bisa dimulai dengan mengubah gaya rambut dan cara berpakaian. Mungkin selama ini Anda merasa penampilan Anda baik-baik saja, bahkan mungkin sudah merasa yang terbaik dan sudah keren, tapi ternyata tidak menurut penilaian orang lain. Karena itu, cobalah amati penampilan Anda saat ini. Seperti apa gaya rambut Anda, model kacamata Anda jika Anda menggunakan kacamata, dan seperti apa baju serta celana hingga sepatu yang biasa Anda pakai, karena bisa jadi model pakaian Anda ketinggalan jaman atau tidak sesuai sehingga membuat...
3 Cara Meningkatkan Percaya Diri Untuk Meraih Goal

3 Cara Meningkatkan Percaya Diri Untuk Meraih Goal

Semua orang pada dasarnya ingin sukses dalam meraih goalnya. Dan Anda pasti sudah tahu bahwa untuk meraih sukses, salah satu kuncinya adalah PERCAYA DIRI. Percaya diri dalam hal apa? Percaya diri pada kemampuannya untuk meraih goal Percaya diri untuk tetap maju meski hambatan apapun yang merintangi Percaya diri untuk tetap fokus di jalurnya meski dicibir oleh orang lain Itu adalah beberapa contohnya. Mungkin Anda punya pendapat lain. Tapi dalam hal ini jika Anda tidak pede dalam 3 faktor tersebut di atas, maka sejak awal Anda sudah akan mengalami hambatan yang bukan soal teknis, tapi faktor non teknis yaitu mental block yang berupa rasa tidak percaya diri. Tidak percaya diri pada kemampuan atau ketakutan tentang kegagalan akan membuat Anda diam di tempat, sehingga mungkin Anda hanya bisa berangan-angan tentang kesuksesan yang seakan sulit diraih, padahal melangkah untuk mulai pun belum. Jika Anda mudah mundur karena omongan negatif dari orang lain, atau karena mendengar banyak orang yang gagal di bidang itu, maka Anda sudah kalah di awal, karena Anda tidak yakin dengan kemampuan Anda untuk menembus rintangan. Kenapa orang bisa tidak pede untuk meraih goal padahal dia sangat menginginkannya? Atau kalau mau digali lebih dalam, kenapa orang takut dengan kegagalan? Ada beberapa faktor, tetapi kalau boleh saya sebutkan satu saja yang paling umum, maka faktor tersebut adalah PENGAKUAN atau PENILAIAN ORANG LAIN. Ya, satu hal yang manusiawi jika kita menginginkan pengakuan dari orang lain. Karena pada dasarnya manusia senang mendapat pujian, dan tidak suka jika dihina oleh orang lain. Secara umum, kita ingin sukses mencapai goal karena kita ingin membahagiakan orang-orang terdekat, atau orang-orang yang kita sayangi dan membuat mereka merasa...
Percaya Diri Saat Interview

Percaya Diri Saat Interview

Siang itu saya kedatangan klien yang mengaku merasa tidak pede untuk interview kerja dan juga tidak pede untuk presentasi. Klien mengatakan bahwa dia seringkali tidak percaya diri untuk bicara dengan orang yang dia tidak kenal, dan dalam interview interview kerja sebelumnya dia juga mengatakan selalu nervous, sehingga dia takut kalau interview yang akan datang juga akan mendapatkan hasil yang sama yang membuat dia tidak diterima kerja. Padahal, menurut klien interview yang akan dihadapinya ini sangat penting bagi dia, karena dia akan ada interview di negara minyak, dia merasakan tidak percaya diri, takut tidak bisa menjawab pertanyaan dengan bagus. Dia merasa juga ada tekanan karena keinginannya juga sangat besar untuk bisa bekerja di negara tersebut. Dalam sesi interview sebelum dilakukan terapi, sering sekali klien bicara dia tidak ingin dipandang “begitu” ketika dia interview atau presentasi. Saya kejar apa yang dimaksud dengan “begitu”, dan si klien menjawab: “Tidak ingin dipandang jelek, tidak ingin dipandang sebelah mata”. Klien juga sering merasa minder dan selalu memikirkan respon orang. Bagaimana respon orang dengan jawaban dia ketika interview dan presentasi, apakah mereka akan mengatakan bahwa apa yang dilakukannya tidak bagus dan banyak ketakutan lainnya Inilah yang kita proses dengan hipnoterapi di pondok perubahan (hipnoterapi Jakarta Bekasi). Kita mencari akar masalah perasaan takut dipandang “begitu” dan juga perasaan mindernya. Jadi yang dilakukan tidak hanya memberikan sugesti positif tapi juga mencari akar masalahnya. Setelah terapi klien mengatakan perasaannya plong dan nyaman sekali. Tanda bahwa ada perubahan di dalam dirinya. Dan beberapa minggu kemudian, tiba tiba SMS masuk dan ternyata dari si klien yang mengabarkan kabar gembira. Berikut isi SMS nya: Sungguh suatu kabar yang menggembirakan. Ternyata dia...
Cara Mengatasi Phobia Sosial Dan Keramaian

Cara Mengatasi Phobia Sosial Dan Keramaian

Apa Itu Phobia sosial? Istilah lainnya adalah Social Anxiety Disorder. Secara sederhana cirinya adalah ketika Anda merasakan gugup, cemas, dan tidak nyaman dalam bersosialisasi dan pergaulan, di manapun Anda berada, dengan siapapun Anda bersama, terutama ketika berada di lingkungan baru, Anda merasakan kegelisahan, bahkan ingin segera pergi dari situ. Sosialisasi seolah menjadi hal yang menakutkan bagi Anda, sehingga Anda tidak suka berada dalam keramaian dan lebih senang menyendiri. Dalam kasus tertentu terkadang berkembang menjadi Phobia sekolah dimana anak enggan untuk berangkat ke sekolah, menjadi pendiam di lingkungan belajarnya, bahkan tidak bergaul dengan siapapun. Datang ke sekolah hanya belajar, lalu pulang begitu saja, dan jika sudah parah, si anak tidak mau pergi sekolah, bahkan menangis kalau dipaksa. Phobia keramaian Meskipun tidak selalu, tetapi phobia sosial juga seringkali identik dengan phobia keramaian. Tidak suka dan tidak nyaman dengan tempat yang ramai, ada kecemasan dan kegelisahan ketika berada di antara banyak orang. Terkadang penderita phobia seperti ini mengalami kepanikan ketika berada di tengah suasana yang ramai, bahkan tidak jarang ada yang pingsan karena tidak kuat menahan kecemasan yang muncul. Tentu saja merasa gugup atau cemas dalam situasi sosial tertentu itu masih normal. Misalnya, saat pergi kencan, atau menjelang bicara di depan umum. Tetapi dalam kasus phobia sosial atau keramaian, dapat terjadi munculnya kecemasan, rasa takut, atau rasa malu yang berlebihan karena Anda takut dinilai negatif oleh orang lain. Gejala Emotional Dan Perilaku Secara umum, inilah gejala dan perilaku yang terjadi pada orang yang mengalami phobia sosial dan keramaian. Takut dinilai negatif Khawatir akan mempermalukan diri sendiri Khawatir akan membuat orang lain tidak nyaman Takut berinteraksi atau bicara dengan orang asing Takut orang...
Cara Percaya Diri Dalam Bersosialisasi

Cara Percaya Diri Dalam Bersosialisasi

Baca juga artikel lainnya tentang Tips membangkitkan rasa percaya diri.  Artikel pengembangan diri lainnya Terapi untuk orang minder dan susah gaul.  Cara Percaya Diri Dalam Kehidupan Sosial Kepercayaan diri itu relatif, kita bisa saja pede di satu bidang, tapi belum tentu di bidang lainnya. Seorang public speaker belum tentu percaya diri untuk menyanyi di depan umum. Seorang pria ahli marketing dan negosiasi belum tentu berani dan pede untuk mendekati wanita yang dia suka. Bahkan seorang yang pede dan terkenal di dunia maya, belum tentu pede untuk bersosialisasi di dunia nyata. Tetapi secara umum kita membutuhkan satu cara percaya diri yang bisa diaplikasikan di hampir semua bidang, yaitu percaya diri dalam bersosialisasi. Kenapa? Karena kita adalah mahluk sosial yang tak bisa hidup tanpa keberadaan orang lain, bahkan meskipun Anda lebih banyak menghabiskan waktu di dunia maya. Dan perlu kita sadari bahwa semakin kita malas untuk bersosialisasi di dunia nyata, maka bisa timbul kecenderungan untuk menjauhi pergaulan, sehingga dampaknya dapat membuat level kepercayaan diri dalam pergaulan menjadi menurun. Cara Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Dalam Bersosialisasi Bagi orang yang pemalu dan minderan, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah membangkitkan percaya diri untuk bersosialisasi, karena pasti tidak enak rasanya dimana-mana selalu merasa sendirian, tidak punya banyak teman, tidak bisa asik ngobrol dengan banyak orang, dan selalu bingung mencari topik pembicaraan, bahkan kesulitan dalam mencari pasangan. Untuk bisa percaya diri dalam bersosialisasi maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah MAU untuk bertemu dengan orang-orang, dan mau untuk BERKOMUNIKASI dengan orang lain meskipun diawali dengan sekedar basa-basi. Anda bahkan bisa memulainya dengan mengucapkan selamat pagi, selamat siang, selamat malam, pada orang-orang yang Anda lalui...